SURABAYA. holis: Top Berita News:Jakarta ‘ Bisnis travel umroh adalah suatu bisnis yang menjanjikan pada masa tahun 2000 karena persaingan tidak begitu ketat serta ekonomi saat itu dalam kondisi stabil
Salah satu pelaku usaha yang bergelut di bidang bisnis travel dan umroh adalah Hj Qusy dengan Benderanya PT Algu Wisata beralamat di Jl Waru Kelurahan Cipayung Jakarta Timur kepada media ini Hj Qusy selaku direktur perusahaan pada Rabu 21/5 mengisahkan mass lalunya di saat
kemajuan usaha yang di rintisnya hingga mendapatkan kepercayaan masyarakat dan setiap tahunnya bisa memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci Mekkah hingga mencapai ratusan jama’ah.
Namun dalam bisnis atau usaha hukum kodrat alam sudah biasa terjadi antara redup suramnya sebuah perusahaan, begitu pula yang dialami PT Algu Wisata yang dikelolanya.
Pada pertengahan tahun 2012 terjadi badai besar menerpa perusahaan yang menyebabkan dana Visa , Boking Hotel Mekkah dan Madinah juga Tiket Pesawat semuanya jadi hangus, sehingga jamaahnya gagal berangkat ke Tanah Suci dan ditaksir kerugian hampir 2 Miliar lebih dan para jamaah akhirnya sebagian mulai meminta uangnya kembali.
Sebagai bentuk tanggung jawab untuk mengembalikan uang jamaah,maka tanpa pikir panjang sekitar tahun 2013/2014 saya mengajukan pinjaman kredit ke bank BRI Cabang Pasar Minggu Jakarta Timur dan saat itu di ACC pencairan senilai Rp 1.200.000.000 (Satu Miliar Dua Ratus Juta Rupiah) sebagian dana tersebut dibuat untuk biaya ulang yang masih mau di berangkatkan ke tanah suci. terang Hj AlQusi
Hari berhari hingga berbulan, pembayaran angsuran dari awal setiap bulannya lancar berjalan normal tanpa kendala hingga tahun 2017 bisnis makin suram dan persaingan makin ketat , bisnis makin anjlok dan mencapai klimaksnya pada tahun 2019 ,saat covid berjalan selama 3 tahun, usaha kolap sampai tidak bisa membayar angsuran bank yang tersisa kurang lebih 700 juta dari nilai pinjaman 1 .2 Miliar.
Mulailah teguran dari Bank datang mengingatkan . hingga lalu pihak Bank memberi solusi secara lisan agar aset dijual secara bersama sama , sebagian pembeli rumah datang untuk melihat rumah kami namun tidak ada deal harga. hingga akhir Desember 2023 rumah kami di lelang dengan harga 1 M .280.000 juta , jauh dari nilai harga pasaran
Menurutnya harga NJOP..tanah 2.600.000 dan bangunan 3.100.000 harga pasaran tanah sekarang 10.000.000.M2. parahnya lagi pihak yang membeli lewat lelang berisial HM tidak konfirmasi dulu ke sya selaku pemilik rumah’?
Secara tiba -tiba dia datang ke rumah menunjukkan dokumen bukti kutipan akta lelang lewat Ponselnya mengatakan sebagai pemenang lelang sambil menunjukkan copy sertifikat yang sudah beralih ke atas namanya dan meminta kami sekeluarga untuk mengosongkan diri. tentu saya tolak karena hanya Pengadilan resmi yang sah bisa melakukan Exsekusi urai Hj Qursi
Suami istri asal Palembang yang sudah uzur ini menyayangkan sikap pemenang lelang yang dirasa tidak mempunyai adab etika serta rasa kemanusiaan.Agama jelas melarang mengambil hak tanpa persetujuan pemiliknya meski lewat Bank dan yang tidak habis pikir lagi justru kami diteror dengan cara pagar rumah depan dikunci digembok tanpa pemberitahuan ‘ hal itu masih kami biarkan dan rupanya makin bertindak bar bar, di saat kami keluar rumah pintu masuk rumah belakang di Las sehingga kami sekeluarga tidak bisa masuk dan terpaksa saya jebol.
Mengetahui pintu yang di Las dijebol, dia rupanya marah – marah, beberapa hari kemudian dia membawa sejumlah preman menjebol kunci gembok pagar halaman serta berusaha masuk rumah beruntung saya telpon Pengacara saya Nor Choils SH dan segera mengirim Laskar Madura serta Jawara Betawi mengingatkan agar urusan ini diselesaikan di pengadilan dan tidak bisa main Exsekusi secara Preman Pungkas Hj AlQusi sambil menarik nafas panjang dan wajahnya tertunduk seakan menyesali diri karena tidak menyangka di masa tuanya harus terbelit masalah dengan Bank dan Mafia lelang ( Cs)





